Pada hari senin, 17 Februari 2014 CEPP Universitas Tadulako bersama dengan KESBANGBOL Republik Indonesia mengadakan acara sosialisasi dan pendidikan politik untuk pemilih pemula dan caleg perempuan. Acara ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pendidikan politik bagi pemilih pemula dan caleg perempuan di Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu. Peserta merupakan siswa SMA/SMK dan mahasiswaq perguruan tinggi se kota Palu. Disini terlihat antusias peserta yang ingin mengikuti acara ini sangatlah banyak. Hal ini dapat dilihat dari peserta yang hadir melebihi batas kuota, yaitu lebih dari 500 orang. Acara ini pun dihadiri oleh Presiden Direktur CEPP Uni-Link, yaitu Ibu Chusnul Mariyah, Ph.D, Dekan FISIP UNTAD Dr H Slamet Riadi SE, MSi, Rektor UNTAD Basir Cyio,SE,MS, perwakilan Kesbangpol Sulawesi Tengah, Kesbangpol Pusat, dan beberapa partai politik di Indonesia. Dengan kegiatan ini, diharapkan peserta mendapatkan gambaran mengenai politik dan pemilu 2014 yang akan datang.

Acara ini juga menjadi sebuah titik awal dari komitmen kelompok Muda Indonesia untuk aktif dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu dan menghindari sikap yang apatis, masa bodoh, dan golput terhadap pemilu. Perjuangan Kelompok Muda barulah dimulai dan akan terus berjuang hingga terwujudnya dan terpeliharanya cita-cita luhur Bangsa ini yang tertuang dalam Pancasila dan UUD RI 1945.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan sosialisasi dan pendidikan politik untuk pemilu 2014 di FISIP Park Universitas Tadulako. Sosialisasi ini dilakukan dalam bentuk diskusi kelompok terarah. Satu kelompok berisi 20-25 peserta, yang nantinya akan dipandu oleh seorang tutor. Pada sesi ini, peserta mulai secara aktif bertanya mengenai hal-hal yang mereka tidak tahu dan hal-hal yang saat ini berkembang di masyarakat, termasuk segala sesuatunya yang berkaitan dengan pemilu 2014 dan politik. Semangat para peserta yang haus akan pembelajaran untuk pemilu 2014 nanti, menjadikan acara ini menjadi aktif untuk interaksi dua arah.

Peserta yang telah memahami mengenai apa itu politik, demokrasi, partisipasi, partai politik dan pemilu saat sesi diskusi kelompok terarah sebelumnya, kemudian diajak untuk melakukan simulasi pemilihan umum yang dipandu langsung oleh KPUD Provinsi Sulawesi Tengah. Hal ini dilakukan untuk memberi pengenalan mengenai tata cara pemilihan serta peraturan-peraturannya. Selain itu, pemilih muda ini diajarkan apa perbedaan DPD, DPRD, dan DPR di setiap wilayahnya. Setelah acara simulasi, peserta pun digiring untuk melakukan dinamika massa. Dimana hal ini bertujuan untuk membakar semangat dan mengajak peserta sebagai duta pemilih muda di Sulawesi Tengah. Dengan kata lain, merekalah yang nantinya akan menyebarkan semangat dan memberikan informasi mengenai pentingnya pemilihan umum 2014 kepada orang-orang terdekat mereka.

NO COMMENTS

Leave a Reply