Sekitar 300-an mahasiswa dari berbagai Fakultas di Unsyiah, Sabtu (17/12) mengikuti pendidikan politik dan sadar gender “Rock the Vote Indonesia” di Aula SMA Labschool Darussalam, Banda Aceh. Kegiatan itu diselenggarakan oleh Center For Election and Political Party (CEPP) dan Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPA) RI, serta Unsyiah.

Direktur CEPP Fisip UI, Reni Suwarso PhD kepada Serambi kemarin mengatakan, kegiatan dilaksanakan untuk memberikan pemahaman dan pendidikan politik kepada mahasiswa, sebab mereka dikategorikan sebagai kelompok pemilih pemula. Sehingga kedepan mereka akan lebih cerdas dan bijaksana dalam menentukan pilihan politiknya.

“Pendidikan politik ini kita laksanakan dalam rangka menyambut Pilkada serentak tahun 2017 nanti, sehingga mereka lebih bijak dalam memilih. Selain itu kali ini kita juga membawa misi sadar gender, untuk menjelaskan kepada pemilih muda tentang gender,”ujar Reni kemarin.

Reni menuturkan, kegiatan serupa sudah dilaksanakan sebanyak 83 kali sejak tahun 2013 di 34 Provinsi. Sedangkan di Aceh kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya, sebelumnya saat menjelang pilpres 2014. Menurutnya, dengan gerakan pendidikan politik itu akan mendorong para pemilih pemula untuk ikut berpartisipasi, sehingga angka golput akan semakin menurun.

Menurutnya, di Indonesia para pemula di Indonesia mencapai 30 persen dari total pemilih. Namun selama ini masih banyak yang bersikap apatis terhadap politik. Sehingga gerakan politik ini mengajarkan para pemilih pemula dalam menentukan pemimpin dan meningkatkan partisipasinya.

Sementara Direktur CEPP Unsyiah, Zainal Abidin AW mengatakan, kegiatan itu diikuti oleh mahasiswa angkatan 2016, yang rata-rata berusia 18-20 tahun. Mereka merupakan kelompok yang belum pernah mengikuti Pilkada. Sehingga dengan pendidikan politik mendorong partisipasinya dalam menentukan pemimpin di asa depan. Zainal melanjutkan, kegiatan itu bersifat independen tanpa mengarahkan arah tujuan politiknya.

Sumber: Tribunnews Aceh

NO COMMENTS

Leave a Reply