Irhamna, Penulis merupakan Peneliti pada CEPP FISIP UI dan Mahasiswa Pascasarjana Departemen Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Konstitusi Kenya menyatakan bahwa Pemilu diselenggarakan setiap lima tahun sekali pada hari Selasa minggu kedua bulan Agustus. Pemilu Kenya 2017 jatuh pada 8 Agustus 2017. Pemilu ini bersifat serentak untuk pemilihan Presiden, dan anggota Parlemen (Senat dan Dewan Nasional).

Dalam Pemilu Presiden Kenya 2017, terdapat delapan calon presiden dan wakilnya. Tetapi, hanya ada dua kandidat yang diprediksi akan bertarung sengit (Master, 2017). Uhuru Kenyatta, presiden inkumben yang maju untuk periode kedua, dan Raila Odinga, mantan Perdana Menteri yang sudah mengikuti empat Pemilu Presiden tetapi masih belum berhasil mendapatkan jabatan politik tertinggi di Kenya tersebut. Kenyatta (55) adalah Presiden Keempat Kenya, yang merupakan anak dari Presiden Pertama Kenya, Jomo Kenyatta. Kenyatta dicalonkan dari Partai Jubilee. Sementara itu, Odinga (72) adalah Perdana Menteri Kedua Kenya, yang merupakan anak dari Wakil Presiden Pertama Kenya, Jaramogi Odinga-Odinga.  Odinga dicalonkan oleh Aliansi Super Nasional (National Super Alliance). Ayah Kenyatta dan Odinga dulunya adalah pasangan Presiden dan Wakil Presiden pertama Kenya, sekarang putra mereka saling bertarung untuk melanjutkan dinasti politik masing-masing. Dalam kampanyenya, masing-masing kandidat berjanji untuk mengatasi tingginya biaya hidup dengan membuka lapangan pekerjaan. Budaya politik mereka yang masih parokial, menyebabkan ikatan tribal (kesukuan) menjadi salah satu faktor penting dalam meraih dukungan.

Untuk dapat memenangkan Pemilu, pasangan membutuhkan simple majority, 50%+1 suara, dan setidaknya pasangan calon memiliki 25% suara pada 24 dari 47 distrik yang ada. Jika belum ada pasangan yang mendapatkan jumlah tersebut, maka akan digelar putaran kedua, yang diikuti oleh dua orang kandidat dengan suara terbanyak pada pemilu putaran pertama (BBC, 2017).

Masalah kekerasan Pemilu menjadi tantangan yang harus dihadapi penyelenggara. Terutama setelah terbunuhnya, Chris Msando, salah seorang komisioner dari Independent Electoral and Boundaries Commission (IEBC), sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan Pemilu Kenya 2017. Pada Pemilu 2007 Kenya juga mengalami konflik dan kekerasan pascapemilu (Withall, 2017).  Selain itu, korupsi juga masih menjadi bagian dari budaya politik mereka yang kemudian menjadikan tantangan Pemilu semakin berat, karena harus berhadapan dengan indikasi-indikasi kecurangan (fraud).

References

BBC. (2017, Agustus 8). Kenya election 2017: President Kenyatta urges peaceful vote. Retrieved from BBC: http://www.bbc.com/news/world-africa-40855040

Master, J. (2017, Agustus 3). Kenyan Elections 2017: What You Need to Know. Retrieved from CNN: http://edition.cnn.com/2017/08/02/africa/kenya-election-guide/index.html

Withall, A. (2017, Agustus 7). Kenya election 2017: This time round there’s not one flashpoint for potential violence – there are 47. Retrieved from Independent: http://www.independent.co.uk/news/world/africa/kenya-election-2017-violence-voter-fraud-uhuru-kenyatta-raila-odinga-president-opposition-incumbent-a7880596.html